Bangkok (Outsiders) – Sebanyak 20 pelaut Thailand yang selamat dari insiden serangan terhadap kapal kargo di kawasan Teluk Persia dijadwalkan tiba di Thailand pada Senin (16/3/2026). Mereka sebelumnya diselamatkan oleh Angkatan Laut Oman setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami serangan saat melintas di jalur pelayaran strategis di kawasan tersebut.
Para awak kapal tersebut saat ini berada di Oman dan telah mendapat penanganan serta tempat tinggal sementara sebelum proses pemulangan. Pemerintah Thailand melalui Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Thailand di Oman mengoordinasikan kepulangan mereka bersama otoritas setempat.
Laporan media Bangkok Post menyebutkan para pelaut itu sebelumnya dievakuasi oleh Angkatan Laut Oman dan dibawa ke wilayah Khasab untuk mendapatkan perlindungan sementara. Setelah kondisi mereka dinyatakan aman, proses pemulangan ke Thailand segera disiapkan.
Insiden tersebut terjadi ketika kapal kargo berbendera Thailand berlayar di sekitar kawasan Teluk yang dekat dengan jalur pelayaran internasional menuju Strait of Hormuz. Jalur tersebut dikenal sebagai salah satu rute perdagangan energi paling penting di dunia.
Dari total 23 awak kapal yang berada di kapal saat kejadian, sebanyak 20 orang berhasil diselamatkan. Sementara tiga awak lainnya dilaporkan masih hilang dan diduga terjebak di dalam ruang mesin kapal setelah terjadi kebakaran akibat serangan.
Pemerintah Thailand terus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memastikan keselamatan para awak kapal yang selamat sekaligus menelusuri keberadaan tiga kru yang masih belum ditemukan.
Insiden ini kembali menyoroti tingginya risiko keamanan bagi kapal komersial yang melintas di jalur pelayaran strategis di kawasan Timur Tengah.





