Makassar (Outsiders) — Aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Makassar berakhir tragis dengan menewaskan empat orang.
Tiga di antaranya tewas terjebak dalam kebakaran gedung, yakni Kasi Kesra Kecamatan Ujung Tanah, Syaiful, ajudan Anggota DPRD Makassar, Sarina, serta fotografer DPRD, Ubay. Seorang anggota Satpol PP bernama Budi juga meninggal setelah melompat dari lantai empat saat api membesar.
Kabid Dokkes Polda Sulsel, Kombes Dr. M Haris, mengatakan sebagian besar korban meninggal akibat terjebak asap dan kobaran api. “Penanganan korban meninggal akan kami visum sesuai permintaan keluarga,” ujarnya.
Hingga Sabtu (30/8) dini hari, petugas Damkar masih berupaya memadamkan sisa api sekaligus memeriksa kemungkinan adanya korban lain.
Kerusuhan bermula ketika massa membakar pos lalu lintas di Jalan AP Pettarani–Sultan Alauddin sebelum bergerak ke kantor DPRD. Aksi perusakan berujung pada pembakaran sejumlah kendaraan hingga gedung DPRD. Sementara itu, anggota dewan serta pimpinan Pemkot Makassar yang tengah mengikuti rapat paripurna berhasil dievakuasi melalui jalur aman.





