Buri Ram, Thailand (Outsiders) — Seorang pawang gajah dirawat di rumah sakit setelah diserang oleh gajah jantan miliknya saat ritual kawin yang diatur di sebuah ladang di provinsi timur laut Thailand.
Gajah yang diperikirakan berusia sekitar 19 tahun dengan nama lokal Phet Uthai, menjadi marah saat dipaksa oleh pemiliknya untuk segera melakukan kawin dengan seekor betina yang dibawa khusus untuk tujuan itu. Dalam kondisi stres tersebut, gajah berbelalai itu menyerang pemiliknya hingga menyebabkan luka serius dan merusak dua kendaraan yang berada di lokasi.
Menurut laporan Bankok Post, gajah tersebut mengejar dan menyerang sejumlah warga desa yang berada di sekitar tempat kejadian serta menghancurkan beberapa marka jalan dan tanda di wilayah pedesaan tersebut sebelum petugas datang. Petugas medis hewan bersama tim darurat akhirnya berhasil menenangkan gajah tersebut menggunakan obat penenang, sebuah proses yang memakan waktu lebih dari dua jam sebelum kendali atas hewan berhasil dipulihkan.
Kejadian ini menjadi perhatian seputar bagaimana praktik pemaksaan hewan dalam kegiatan yang tidak alami dapat memicu perilaku agresif dari satwa besar seperti gajah, yang dikenal memiliki kecerdasan dan kekuatan fisik yang sangat besar.
Ini merupakan salah satu contoh terbaru dari benturan antara manusia dan satwa di Thailand, yang juga sering dilaporkan terjadi di taman nasional maupun wilayah perdesaan ketika gajah liar atau domestik berhadapan dengan aktivitas manusia dan tekanan lingkungan.





