Garudayaksa On Fire, Askar Bertuah bidik kejutan di kandang lawan

PSPS Pekanbaru VS PSMS Medan beberapa waktu lalu dengan skor imbang 3-3 di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai Pekanbaru, Sabtu (20/9) . Foto: dok MCR

Pekanbaru (Outsiders) – PSPS Pekanbaru bersiap menjalani laga pekan ketiga Liga 2 musim 2025 melawan Garudayaksa FC pada Senin (29/9) di Stadion Pakansari, Bogor. Duel Klasemen kontras ini  akan menjadi ujian berat bagi tim Askar Bertuah yang masih terpuruk di papan bawah klasemen.

Garudayaksa FC datang dengan status pemuncak klasemen Grup A. Klub baru hasil akuisisi PSKC Cimahi itu tampil impresif sejak awal musim, mencatat dua kemenangan beruntun atas Sriwijaya FC (2-0) dan Persekat Tegal (4-0). Produktivitas tinggi membuat mereka difavoritkan kembali meraih poin penuh.

Bacaan Lainnya

Sebaliknya, PSPS baru mengoleksi satu poin dari dua laga awal. Setelah kalah dari Bekasi City pada partai perdana, mereka hanya bermain imbang kontra PSMS Medan di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai. Posisi mereka pun terdampar di zona bawah klasemen.

Tekanan semakin berat setelah pelatih kepala Ilham Romadhona dikabarkan mundur usai hasil seri melawan PSMS. Kondisi itu menimbulkan kekosongan kepemimpinan teknis dan menambah ketidakpastian menjelang laga krusial kontra Garudayaksa.

Meski begitu, manajemen PSPS memastikan tidak tinggal diam. Gede Widiade, pemilik mayoritas klub, menegaskan evaluasi sedang berjalan dan keputusan akan diambil secara hati-hati.
“Tanggal 27 September saya ketemu tim coach, setelah itu kami putuskan,” ujar Gede.

Menurutnya, setiap langkah manajemen harus memperhatikan masa depan klub agar tidak merugikan PSPS dalam jangka panjang. Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa arah tim akan segera diputuskan sebelum laga penting di Bogor.

Pos terkait