Polisi Malaysia Tahan 33 Suporter Selangor FC, 21 Positif Narkoba

Aparat kepolisian Terengganu menahan puluhan pendukung Selangor FC setelah terlibat kericuhan dan pelanggaran hukum, termasuk penyalahgunaan narkoba. (Foto: Dok. Bernama)

Terengganu (Outisdersi) Sebanyak 33 suporter Selangor FC ditahan Kepolisian Terengganu, Malaysia, terkait kericuhan yang terjadi di kawasan Drawbridge, Kuala Terengganu. Dari jumlah tersebut, 21 orang dinyatakan positif narkoba setelah menjalani pemeriksaan.

Kepala Kepolisian Terengganu, Datuk Mohd Khairi Khairuddin, mengatakan para suporter ditahan karena berbagai pelanggaran, termasuk penyalahgunaan narkoba, kepemilikan barang terlarang, serta menghalangi tugas petugas publik.

Dari hasil pemeriksaan urine, 21 orang dinyatakan positif tetrahydrocannabinol atau THC. Mereka ditangani berdasarkan Section 15(1)(a) Dangerous Drugs Act 1952. Selain itu, tujuh orang di antaranya merupakan pelajar dan akan diproses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku sebelum diserahkan ke National Anti Drugs Agency.

Polisi juga menyita sekitar 19,1 gram ganja dan 0,37 gram erimin 5 yang diduga untuk penggunaan pribadi. Tiga orang ditahan terkait kepemilikan narkoba tersebut, sementara sembilan lainnya ditangkap karena memiliki flare dan diselidiki berdasarkan Explosives Act 1957.

Insiden bermula saat sekelompok suporter melakukan konvoi tidak terkendali, menghalangi lalu lintas, serta menyalakan flare di kawasan publik. Sekitar 412 orang, termasuk pengemudi bus, sempat dibawa ke kantor polisi untuk proses pemeriksaan.

Pengadilan kemudian mengeluarkan perintah penahanan satu hari terhadap para tersangka berusia 17 hingga 43 tahun guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Pos terkait