Rapat AGHT Bahas Hambatan Tol Pekanbaru–Rengat, Lahan Jadi Sorotan

Jalan Tol Trans Sumatra pada koridor Pekanbaru–Rengat. Foto: dok Inst agram BPJN Riau.

Pekanbaru (Outsiders) – Pemerintah memfokuskan penyelesaian hambatan pembangunan Tol Pekanbaru–Rengat, khususnya terkait pembebasan lahan, melalui rapat Penyelesaian Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT).

Forum ini menjadi langkah penting untuk mengurai berbagai kendala yang selama ini menghambat progres proyek strategis nasional tersebut.

Bacaan Lainnya

Direktorat Pengamanan Pembangunan Strategis (Direktorat IV) Kejaksaan Agung Republik Indonesia turut memberikan perhatian khusus terhadap percepatan penyelesaian hambatan di lapangan.

Pembebasan Lahan Jadi Tantangan Utama
Direktorat IV Jaksa Agung Muda Intelijen Kejagung, Imran Yusuf, menyebut sejumlah klaster permasalahan, termasuk pembebasan lahan, sebenarnya telah memiliki rumusan solusi.

“Kepada PPK Pekanbaru dan Kampar, beberapa klaster sudah dirumuskan penyelesaiannya. Tinggal bagaimana menetapkan target dan segera dieksekusi,” ujarnya di Hotel Premiere Pekanbaru.

Menurutnya, kejelasan target waktu menjadi kunci agar penyelesaian tidak berlarut-larut.

Koordinasi Lintas Instansi Diperkuat
Imran menekankan pentingnya kolaborasi antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Panitia Pengadaan Tanah (P2T), serta instansi terkait lainnya.

Ia juga membuka ruang koordinasi lebih luas jika terdapat kendala di lapangan.

“Nanti kalau ada kesulitan, bisa dikoordinasikan dengan tim kejaksaan hingga ke tingkat daerah,” katanya.

Pendampingan Teknis untuk Percepat Proyek
Kejaksaan, lanjut Imran, siap memberikan pendampingan teknis guna memastikan setiap hambatan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat.

Langkah ini diharapkan mampu mendorong percepatan realisasi proyek yang selama ini tertahan oleh berbagai persoalan administratif dan teknis.

Target Penyelesaian Harus Jelas
Rapat AGHT juga menegaskan pentingnya penetapan target waktu yang konkret dalam setiap tahapan penyelesaian masalah.

Dengan target yang jelas, proses percepatan pembangunan Tol Pekanbaru–Rengat dapat berjalan lebih terarah dan terukur.

Dukung Konektivitas Wilayah Riau
Penyelesaian proyek ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah di Provinsi Riau serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Penyelesaian proyek strategis nasional ini membutuhkan kerja sama semua pihak. Harapannya hasil rapat ini bisa segera direalisasikan,” pungkas Imran.

Pos terkait