Jakarta (Outsiders) – Satgas Garuda Merah Putih-II memperpanjang masa operasi misi kemanusiaan di Jalur Gaza hingga 28 Agustus 2025, dari jadwal semula berakhir pada 24 Agustus. Keputusan ini diambil untuk memastikan distribusi 80 ton bantuan logistik dapat tersalurkan secara optimal melalui mekanisme airdrop.
Komandan Satgas, Kolonel Pnb Puguh Yulianto, mengatakan perpanjangan operasi menjadi wujud konsistensi Indonesia dalam menjalankan misi kemanusiaan. āSemua proses dilakukan secara terukur agar bantuan tepat sasaran,ā ujarnya.
Pada hari ketiga pelaksanaan misi di Zarqa, Yordania, Selasa (19/8/2025), dua pesawat C-130J Super Hercules TNI AU menyalurkan 68 paket bantuan seberat 11,2 ton. Dengan tambahan itu, total 39,3 ton bantuan telah disalurkan melalui enam sortie dalam tiga hari terakhir.





