Warga diminta waspada, kemunculan buaya di Sungai Indragiri kian sering terjadi

Antisipasi terjadinya konflik buaya dan manusia, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Inhil, Provinsi Riau, menangkap dan melepasliarkan sejumlah buaya ke habitatnya

Indragiri Hilir (Outsiders)– Meningkatnya kemunculan buaya di sepanjang Sungai Indragiri, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, menimbulkan kekhawatiran akan potensi konflik antara manusia dan satwa liar tersebut. Dalam beberapa pekan terakhir, buaya dilaporkan muncul di dekat permukiman warga, bahkan sampai ke pekarangan rumah di Kecamatan Kritang yang berjarak tidak jauh dari sungai.

Kemunculan buaya di area aktivitas warga membuat masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati, terutama bagi nelayan dan warga yang beraktivitas di tepian sungai. Pemerintah daerah menekankan pentingnya menjaga jarak dan tidak melakukan tindakan yang dapat memancing agresivitas hewan.

Beberapa penangkapan buaya sempat dilakukan untuk mencegah risiko serangan terhadap manusia. Seekor buaya berukuran dua meter ditangkap di Desa Tanjung Siantar, Kecamatan Batang Tuaka, pada 27 Oktober 2025. Sebelumnya, dua ekor buaya berukuran 2,5 dan tiga meter juga berhasil diamankan dari Desa Kayu Raja, Kecamatan Kritang.

Setelah diamankan, buaya-buaya tersebut tidak dimusnahkan, melainkan dipindahkan sementara ke tempat penampungan sebelum dilepas kembali ke habitat alaminya di Sungai Bela, Kecamatan Kuala Indragiri.

“Buaya tidak boleh dibunuh, karena mereka dilindungi. Setelah ditangkap, semuanya dikembalikan ke habitatnya,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Inhil, Junaidi.

Populasi buaya di wilayah Sungai Indragiri diketahui tersebar di hampir seluruh kecamatan, dengan konsentrasi tertinggi di kawasan Sungai Bela yang menjadi habitat utama spesies ini. Perubahan lingkungan dan penyempitan ruang hidup diduga menjadi salah satu penyebab buaya lebih sering terlihat di dekat kawasan penduduk.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk melapor jika menemukan buaya di sekitar permukiman, agar dapat segera ditangani secara aman. Warga juga diingatkan untuk tidak menangkap, melukai, atau memberi makan buaya yang muncul di sungai maupun daratan.

Langkah pencegahan ini diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara keselamatan manusia dan kelestarian buaya sebagai satwa liar yang berperan penting dalam ekosistem perairan Sungai Indragiri.

Assyifa School

Pos terkait