Pekanbaru (Outsiders) – Enam pelajar terbaik asal Provinsi Riau mulai bertarung di ajang seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) tingkat nasional 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 14-22 Juni 2026.
Sebelum keberangkatan, Pemerintah Provinsi Riau melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) secara resmi melepas para peserta dalam sebuah acara yang dipimpin Kepala Kesbangpol Riau, Dr. Boby Rachmat, di Kantor Kesbangpol Riau, Pekanbaru, Senin (15/6/2026).
Keenam pelajar tersebut merupakan hasil seleksi berjenjang yang mewakili daerah masing-masing untuk bersaing di tingkat nasional. Mereka akan menjalani serangkaian tahapan seleksi ketat, mulai dari verifikasi kesehatan, psikotes, uji kemampuan Peraturan Baris Berbaris (PBB), tes minat dan bakat, wawancara, hingga sidang pantukhir sebagai penentuan akhir.
Kepala Kesbangpol Riau Boby Rachmat mengatakan para peserta kini membawa nama baik Provinsi Riau di tingkat nasional. Karena itu, ia meminta seluruh delegasi menjaga kondisi fisik, mental, dan disiplin selama mengikuti proses seleksi.
“Adik-adik sekalian harus menanamkan di dalam dada bahwa kalian kini bukan lagi hanya membawa nama pribadi, keluarga, atau sekolah asal. Kalian memikul kehormatan dan nama baik seluruh masyarakat Provinsi Riau di kancah nasional,” kata Boby.
Ia menambahkan Pemerintah Provinsi Riau akan memberikan dukungan penuh kepada seluruh peserta selama mengikuti tahapan seleksi di Jakarta.
Adapun enam pelajar yang mewakili Riau terdiri dari Arkananta Fatih Dinata dari MAN 2 Pekanbaru, M. Alexandreano Ramadhan dari MAN 1 Kuantan Singingi, Rizqy Aditya Siregar dari MAN IC Siak, Arifa Rahma Maulydha dari SMAN 1 Keritang, Nadya Dwi Putri Andani dari SMAN 2 Mandau, dan Raisa Dinda Agnia dari SMAN 2 Pekanbaru.
Pemprov Riau optimistis para utusan daerah mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan menembus formasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat pusat sebagai representasi generasi muda Riau yang berprestasi dan berjiwa nasionalis.





