Pekanbaru (Outsiders)– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau resmi membuka pelaksanaan Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026 dengan mengangkat tema Pembangunan Energi Berkelanjutan. Kompetisi tahunan ini ditujukan untuk mendorong lahirnya karya jurnalistik berkualitas yang mengulas berbagai aspek pembangunan energi di Indonesia.
Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar didampingi Koordinator Lomba Karya Tulis Jurnalistik (LKTJ) Hary B Koriun mengatakan tema yang diusung mencakup beragam isu strategis, mulai dari inovasi teknologi energi, implementasi kebijakan, dampak lingkungan, hingga transisi ekonomi menuju energi yang lebih ramah lingkungan.
Selain itu, peserta juga dapat mengangkat tema transisi energi yang selaras dengan budaya dan kearifan lokal masyarakat.
“LKTJ Ali Kelana ini adalah satu upaya dan ikhtiar kami untuk terus mendorong wartawan anggota PWI Riau agar terus melahirkan karya jurnalistik yang bermutu di tengah distrubsi media dan ancaman kecerdasan buatan,” kata Raja Isyam, Sabtu (13/6/2026).
Panitia menetapkan karya yang dilombakan harus telah dipublikasikan di media cetak maupun media daring dalam rentang Agustus 2025 hingga 15 Juli 2026. Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 31 Juli 2026.
Untuk kategori karya tulis jurnalistik, panitia menyediakan hadiah utama sebesar Rp7,5 juta dan lima nominator masing-masing Rp500 ribu. Sementara kategori foto jurnalistik memperebutkan hadiah utama Rp5 juta serta lima nominator yang masing-masing memperoleh Rp500 ribu.
Peserta wajib berstatus anggota PWI aktif yang dibuktikan dengan kartu anggota. Karya tulis yang dilombakan harus berbentuk feature atau laporan mendalam dengan panjang minimal 1.500 kata.
Panitia juga menegaskan seluruh karya harus merupakan hasil liputan asli peserta dan tidak diperbolehkan menggunakan produk kecerdasan buatan (AI) maupun mengandung unsur plagiarisme.
Karya tulis dikirim dalam format Microsoft Word disertai bukti publikasi dalam bentuk PDF. Sementara peserta kategori foto jurnalistik diwajibkan mengirimkan file JPG berkualitas tinggi beserta bukti pemuatan di media dalam format PDF.
Batas akhir pengiriman karya ditetapkan pada 15 Juli 2026 pukul 23.59 WIB melalui surat elektronik resmi PWI Riau. Panitia menegaskan keputusan dewan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.





