Shenyang – Sebanyak 189 artefak bersejarah terkait masa invasi Jepang di China didonasikan ke Museum Sejarah 18 September di Shenyang, Provinsi Liaoning.
Artefak tersebut menambah koleksi museum yang mendokumentasikan periode penting dalam sejarah Perang Resistensi China melawan agresi Jepang.
Artefak yang disumbangkan berasal dari seorang kolektor lokal dan terdiri atas berbagai dokumen berharga, mulai dari sertifikat, manuskrip, surat-surat lama, hingga album foto asli. Seluruh koleksi tersebut merekam peristiwa serta aktivitas militer Jepang selama masa perang.
Pihak museum menilai artefak tersebut memiliki nilai historis tinggi karena menyajikan bukti otentik yang dapat mendukung penelitian sejarah sekaligus memperkaya pemahaman publik mengenai dampak perang pada masa itu.
Dengan bertambahnya koleksi ini, museum berharap generasi muda dapat lebih memahami sejarah kelam invasi Jepang serta pentingnya menjaga ingatan kolektif sebagai bagian dari pembelajaran sejarah.





