Amman, Yordania (Outsiders) – Pasukan elite Korps Marinir TNI AL dari Batalyon Intai Amfibi 3 Marinir menuntaskan misi dalam Latihan Bersama (Latma) Purkota yang digelar di King Abdullah II Special Operations Training Center (KASOTC), Amman, awal pekan ini.
Latihan melibatkan pasukan Korps Artileri Kerajaan Yordania serta personel dari sejumlah negara sahabat. Materi yang dilatihkan mencakup operasi darat, pertempuran kota, hingga simulasi penyelamatan sandera.
Dalam latihan tersebut, prajurit Korps Marinir tergabung bersama pasukan Korps Artileri Kerajaan Yordania dan personel dari berbagai negara sahabat. Materi latihan yang telah diberikan meliputi operasi darat, pertempuran kota (Urban Warfare), hingga simulasi operasi penyelamatan sandera. Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan dengan penuh semangat dan profesionalisme yang tinggi.
Latihan yang berlangsung selama beberapa bulan ini ditutup secara resmi melalui latihan puncak berupa simulasi pertempuran kota di KASOTC. Pada kesempatan tersebut, seluruh peserta dari berbagai negara, termasuk TNI AL menerima sertifikat sebagai tanda kelulusan dan keberhasilan menyelesaikan misi latihan.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung beberapa bulan ditutup dengan latihan puncak berupa simulasi pertempuran kota di KASOTC. Seluruh peserta, termasuk TNI AL, memperoleh sertifikat kelulusan.
Danpasmar 3 Brigjen TNI Mar Andi Rahmat menyebut latihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis dan taktis prajurit, tetapi juga mempererat kerja sama militer antara Indonesia, Yordania, dan negara sahabat lain.
“Harapannya, Prajurit TNI AL dapat mengaplikasikan ilmu, pengalaman, dan keterampilan dari latihan ini dalam penugasan nyata, sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan profesionalisme,” ujarnya.
Pelaksanaan Latma Purkota ini merupakan tindak lanjut perintah Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menekankan peningkatan kesiapan dan kesiapsiagaan prajurit menghadapi berbagai ancaman.





