Patroli Gabungan Sisir Pantai Timur Surabaya, Pemburu Ikan Ilegal Diincar

Cover Berita

Surabaya (Outsiders)– Perburuan alat tangkap ikan yang merusak ekosistem mangrove kembali digencarkan. TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama sejumlah instansi menyisir Perairan Pantai Timur Surabaya (Pamurbaya) untuk memastikan tidak ada praktik penangkapan ikan yang mengancam kelestarian laut, Selasa (21/7/2026).

Patroli terpadu tersebut melibatkan Satuan Kapal Patroli Terbatas (Satroltas) Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) V bersama Penyuluh Perikanan Wilayah Rungkut Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya, Satpol PP, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur, Staf Kelurahan Medokan Ayu, serta Polairud Polda Jawa Timur.

Bacaan Lainnya

Komandan Satroltas Kodaeral V Kolonel Laut (P) Dr. Moch. Anton Maulana, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., MDMS diwakili Komandan RHIB Timaran 12 M, Lettu Laut (P) Totok Iriyono.

Patroli Fokus Alat Tangkap Ilegal

Kegiatan diawali dengan apel pemberangkatan, pengecekan kesiapan personel dan peralatan, penyampaian arahan, briefing pelaksanaan patroli, penjelasan rute, hingga doa bersama.

Selanjutnya, tim gabungan menyisir kawasan Perairan Pantai Timur Surabaya (Pamurbaya) yang merupakan kawasan konservasi mangrove. Sasaran utama patroli adalah penggunaan alat tangkap ikan ilegal maupun alat tangkap yang tidak ramah lingkungan yang berpotensi merusak ekosistem pesisir, mengganggu keberlanjutan biota laut, serta mengancam kelestarian habitat mangrove.

Edukasi Nelayan dan Pengawasan Berkelanjutan

Selain melakukan pengawasan, patroli gabungan juga memberikan edukasi kepada masyarakat nelayan agar menggunakan alat tangkap yang sesuai dengan ketentuan dan tidak merusak lingkungan.

Seluruh unsur yang terlibat berkomitmen meningkatkan pengawasan sekaligus mendorong praktik penangkapan ikan yang ramah lingkungan guna menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan.

Perkuat Sinergi Jaga Laut Indonesia

Kehadiran TNI AL dalam patroli terpadu ini menjadi wujud sinergi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menjaga keamanan wilayah perairan sekaligus mendukung pelestarian lingkungan laut.

Kegiatan tersebut juga merupakan implementasi tugas TNI AL dalam menjaga kedaulatan, keamanan maritim, serta mendukung upaya pelestarian ekosistem pesisir sebagai bagian dari kekayaan sumber daya laut Indonesia.

Pos terkait