Riau Dapat Satu Bus Sekolah dari Kemenhub untuk Dukung Akses Pendidikan

Bus sekolah bantuan Kementerian Perhubungan RI (Foto: Kemenhub)

Pekanbaru (Outsiders) – Provinsi Riau memperoleh satu unit bus sekolah dari Kementerian Perhubungan sebagai bagian dari alokasi 150 bus sekolah yang disalurkan kepada pemerintah daerah dan lembaga pendidikan sepanjang tahun 2025.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pengalokasian bus sekolah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto sekaligus bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas layanan transportasi publik dan pemerataan akses pendidikan.

“Melalui bantuan ini, kami ingin memastikan para siswa mendapatkan akses transportasi yang laik dan aman sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan efektif dan optimal,” ujar Dudy di Jakarta, Minggu 11 Januari 2026.

Alokasi bus sekolah tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 69 Tahun 2025 tentang Alokasi Bantuan Bus Sekolah Ukuran Kecil Tahun Anggaran 2025.

Dari total 150 unit bus sekolah yang dialokasikan, sebanyak 28 unit diperuntukkan bagi operasional Sekolah Rakyat, program prioritas pemerintah yang ditujukan untuk memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Salah satu unit bus Sekolah Rakyat tersebut dialokasikan untuk Provinsi Riau.

Menhub menyebut penyaluran bus Sekolah Rakyat dilakukan secara proporsional di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera hingga kawasan timur Indonesia, sesuai kebutuhan daerah.

Secara keseluruhan, Kemenhub menyerahkan 60 unit bus sekolah kepada pemerintah daerah, sementara 90 unit lainnya dialokasikan langsung kepada lembaga pendidikan.

Kemenhub mencatat sepanjang 2025 menerima 328 proposal permohonan bantuan bus sekolah dari pemerintah daerah dan lembaga pendidikan. Dari jumlah tersebut, 162 proposal dinyatakan memenuhi kelengkapan administrasi sebelum dilakukan verifikasi lanjutan hingga ditetapkan 150 penerima bantuan.

Selain mendukung mobilitas siswa, keberadaan bus sekolah diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran budaya keselamatan berlalu lintas di kalangan peserta didik.

“Kami berharap bantuan ini juga meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya transportasi yang berkeselamatan,” kata Dudy.

Pos terkait