Banjir Sempat Ganggu Aktivitas Lintas Batas di PLBN Motaain

Banjir yang melanda kawasan perbatasan Indonesia–Timor Leste, Ahad (8/3/2026), sempat mengganggu aktivitas pelayanan lintas batas di Pos Lintas Batas Negara Motaain setelah material kayu dan lumpur menutup aliran sungai di bawah jembatan perbatasan. (Foto: BNPP)

Motaain (Outsiders) – Aktivitas pelayanan lintas batas di Pos Lintas Batas Negara Motaain sempat terganggu akibat banjir yang melanda wilayah Silawan, Indonesia, dan Batugade, Timor Leste, Ahad  (8/3/2026). Curah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan debit sungai meningkat hingga membawa material kayu, ranting, dan lumpur yang menumpuk di bawah jembatan kawasan perbatasan.

Akibat tumpukan material tersebut, aliran air sungai terhambat dan memicu luapan yang membawa endapan lumpur ke area sekitar perbatasan. Kondisi ini menyebabkan sebagian jalur akses serta area pelayanan di sekitar pos lintas batas perlu dibersihkan sebelum aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Petugas di kawasan perbatasan dari kedua negara kemudian bergerak cepat melakukan penanganan di wilayah masing-masing. Proses pembersihan dilakukan dengan mengangkat serta memotong material kayu dan ranting yang tersangkut di bawah jembatan agar aliran air kembali lancar dan mencegah luapan lanjutan.

Kepala PLBN Motaain, Maria Fatima Rika, mengatakan material yang terbawa arus hujan sempat menumpuk di bawah jembatan hingga menghambat aliran sungai.

“Material kayu dan ranting yang terbawa arus air sempat menumpuk di bawah jembatan sehingga menghambat aliran sungai dan menyebabkan luapan lumpur ke area sekitar perbatasan. Saat ini petugas dari kedua negara telah bekerja sama melakukan pembersihan agar kondisi jalur perlintasan kembali aman dan dapat digunakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Selama proses penanganan berlangsung, koordinasi antara otoritas perbatasan Indonesia dan Timor Leste terus dilakukan guna memastikan aktivitas lintas batas dapat segera kembali normal.

Sebagai pengelola kawasan perbatasan, Badan Nasional Pengelola Perbatasan terus bersinergi dengan berbagai instansi serta memperkuat kerja sama dengan pihak Timor Leste untuk menjaga kelancaran pelayanan lintas batas bagi masyarakat di kawasan perbatasan.

Pos terkait