Eazy Passport Permudah Pengurusan Paspor bagi Warga Perbatasan Timor Tengah Utara

Upaya mendekatkan layanan publik di wilayah perbatasan kembali dilakukan melalui program Eazy Passport di PLBN Wini yang memudahkan warga mengurus paspor tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor imigrasi. (Foto: bnpp.go.id)

Timor Tengah Utara (Outsiders) – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini berkolaborasi dengan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua menghadirkan layanan Eazy Passport bagi masyarakat kawasan perbatasan Kabupaten Timor Tengah Utara, Sabtu (13/06/2026).

Layanan jemput bola tersebut diselenggarakan untuk mendekatkan akses keimigrasian kepada masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan jarak dan akses transportasi dalam pengurusan paspor.

Sejak pagi hari, warga tampak antusias mengikuti seluruh tahapan pelayanan, mulai dari pendaftaran, verifikasi dokumen, pengambilan data biometrik berupa foto dan sidik jari, hingga proses wawancara sesuai ketentuan keimigrasian yang berlaku.

Kepala PLBN Wini Reynold Uran mengatakan, pelaksanaan Eazy Passport menjadi langkah strategis dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah dijangkau masyarakat perbatasan.

“Kegiatan Eazy Passport ini sangat membantu masyarakat perbatasan. Selain mempermudah akses layanan paspor, sinergi ini mencerminkan komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan dekat dengan masyarakat,” kata Reynold.

Menurutnya, kolaborasi antara PLBN Wini dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan yang merata hingga ke wilayah perbatasan.

Reynold berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala sehingga kebutuhan masyarakat terhadap layanan keimigrasian dapat terpenuhi dengan lebih efektif.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua Nursetya Ibnu Mudhir menjelaskan bahwa Eazy Passport merupakan inovasi pelayanan yang dirancang untuk menjangkau masyarakat secara langsung.

“Melalui Eazy Passport, kami menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, mudah, dan cepat. Pelaksanaan layanan di PLBN Wini menjadi wujud komitmen kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menjangkau masyarakat perbatasan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, layanan Eazy Passport di PLBN Wini berhasil melayani 50 pemohon sesuai kuota yang telah ditetapkan. Seluruh proses berlangsung tertib dan lancar dengan dukungan petugas dari kedua instansi.

Program ini sekaligus mempertegas peran strategis PLBN Wini sebagai pusat pelayanan negara di kawasan perbatasan Indonesia-Timor Leste, sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan publik bagi masyarakat di wilayah terluar.

Pos terkait