RI dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Perbatasan, PLB Temajuk Siap Dibuka

Pontianak (Outsiders) – Indonesia dan Malaysia memperkuat kerja sama pengelolaan kawasan perbatasan melalui Sidang ke-39 Kelompok Kerja Bersama/Jawatankuasa Kerja Bersama (KK/JKK) Sosek Malindo di Pontianak. Forum tersebut turut membahas percepatan pembukaan kembali Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk dan Pos Kawalan Sempadan (PKS) Telok Melano yang direncanakan beroperasi pada Agustus 2026.

Sidang bilateral yang diselenggarakan di Hotel Novotel Pontianak, Rabu (29/7/2026), dihadiri Sekretaris BNPP RI Makhruzi Rahman, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan, Sekretaris Daerah Kalimantan Barat dr. Harrison selaku Ketua Delegasi Indonesia, serta Pengarah Unit Perancang Ekonomi Sarawak Ir. Ts. Awang Mohammad Fadillah sebagai Ketua Delegasi Malaysia.

Bacaan Lainnya

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan mengatakan forum Sosek Malindo menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi dan menyelaraskan kebijakan lintas sektor, meliputi sosial budaya, ekonomi, perdagangan, perhubungan, keamanan, hingga pengelolaan kawasan perbatasan.

“Kita hanya dibatasi oleh patok batas negara. Tanahnya satu, budayanya juga relatif sama. Momentum ini kita harapkan semakin mempererat hubungan Kalimantan Barat dengan Sarawak,” ujarnya.

Ketua Delegasi Indonesia, dr. Harrison, mengatakan sidang diikuti 257 delegasi, terdiri atas 151 delegasi Indonesia dan 106 delegasi Sarawak. Menurutnya, tingginya partisipasi menunjukkan komitmen kedua negara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan melalui kerja sama yang saling menguntungkan.

Forum yang berlangsung pada 27 hingga 30 Juli 2026 itu juga membahas sejumlah agenda strategis, antara lain penyelesaian isu ketenagakerjaan Indonesia di Malaysia, peningkatan pasokan listrik dari Sarawak ke Kalimantan Barat, penyusunan SOP pemulasaran dan pengiriman jenazah lintas negara, serta penguatan diplomasi budaya dan ekonomi kreatif.

Ketua Delegasi Malaysia Ir. Ts. Awang Mohammad Fadillah mengatakan salah satu agenda penting adalah rencana pembukaan PKS Telok Melano dan PLB Temajuk pada Agustus 2026 sebagai langkah memperkuat konektivitas dan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan.

Menindaklanjuti agenda tersebut, BNPP RI akan terus berkoordinasi dengan Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Kalimantan Barat dan Kabupaten Sambas untuk mematangkan rencana soft launching perlintasan PLB Temajuk-PKS Telok Melano bersama Pemerintah Malaysia.

Pos terkait