Belu (Outsiders) – Sistem pembayaran di Pos Lintas Batas Negara Motaain hingga kini masih dilakukan secara manual, khususnya untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak terkait administrasi lintas batas seperti pengurusan dokumen kendaraan asing.
Kepala PLBN Motaain Maria Fatima Rika mengatakan, layanan perbankan aktif sebagai sarana pembayaran PNBP belum tersedia secara terintegrasi di dalam kawasan perbatasan. Kondisi tersebut dinilai perlu segera dibenahi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Hingga saat ini, layanan perbankan aktif sebagai sarana pembayaran PNBP, khususnya untuk administrasi lintas batas seperti pengurusan dokumen kendaraan asing, belum tersedia secara terintegrasi di dalam kawasan,” ujar Rika saat mendampingi kunjungan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur Adidoyo Prakoso, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, sistem pembayaran manual juga pernah menjadi perhatian Ombudsman Republik Indonesia dalam konteks perbaikan tata kelola dan peningkatan kualitas layanan publik di kawasan perbatasan.
Rika menegaskan, kehadiran layanan perbankan di dalam kawasan PLBN menjadi kebutuhan mendesak, tidak hanya sebagai pelengkap fasilitas, tetapi sebagai bagian dari modernisasi sistem pelayanan lintas batas.
“Dukungan dari Bank Indonesia kami harapkan dapat mendorong hadirnya kantor layanan, kas layanan, maupun sistem pembayaran elektronik yang terkoneksi langsung dengan mekanisme PNBP,” tegasnya.
Ia menambahkan, integrasi sistem pembayaran elektronik akan membuat proses transaksi lebih cepat, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendukung pengembangan ekosistem ekonomi perbatasan yang lebih modern dan efisien.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengembangan sistem layanan keuangan dan pembayaran di kawasan perbatasan Indonesia–Timor Leste. Diharapkan kolaborasi antara BNPP RI, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia dapat mempercepat transformasi sistem pembayaran serta pembangunan infrastruktur layanan keuangan yang inklusif di wilayah perbatasan.





