Terungkap! Gagal bisnis travel umroh, mantan Sekjen Pordasi DKI Jakarta dihabisi

Kapolres Bantul menyampaikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus kematian mantan Sekjen Pordasi DKI Jakarta, Herlan Matrusdi, sambil memperlihatkan rekaman CCTV sebagai barang bukti dalam konferensi pers di Mapolres Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bantul (Outsiders) – Kasus kematian  mantan Sekretaris Jenderal Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) DKI Jakarta, Herlan Matrusdi (68), yang ditemukan tewas di kawasan Gumuk Pasir Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (28/01/2026), akhirnya terungkap.

Polisi memastikan kematian korban akibat tindak penganiayaan. Kapolres Bantul AKB Bayu Puji Hariyanto  menyatakan, dari keterangan tersangka korban diduga telah menyebabkan ternsangka rugi sekitar Rp1,2 Miliar akibat bisnis yang mereka sepakati tidak berjalan.

“Korban meninggal dunia akibat penganiayaan yang dilakukan tersangka karena bisnis travel umroh yang disepakati tidak berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Bayu saat konferensi pers, Senin lalu  (02/02/2026).

Polisi mengungkap kekerasan terhadap korban diduga berlangsung selama beberapa hari sebelum korban dibawa dan ditinggalkan di lokasi penemuan.

Dalam perkara ini, polisi menetapkan dua orang tersangka, masing masing berinisial RM (41), warga Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, dan FM (61), warga Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Kedua tersangka telah ditahan dan dijerat pasal penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Polisi menyatakan penyidikan masih berlanjut dan berkas perkara akan segera dilimpahkan ke kejaksaan.

Pos terkait