Kondisi Perbatasan Motaain Jadi Rujukan Papua

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain menerima kunjungan dari Badan Pengelola Perbatasan dan Kerjasama (BPPK) Provinsi Papua yang dipimpin langsung oleh Kepala BPPK sekaligus Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Suzana D. Wanggai, bersama rombongan pada Rabu (27/8/2025). Foto: Dok. BNPP RI

Belu (Outsiders) — Kunjungan Badan Pengelola Perbatasan dan Kerjasama (BPPK) Provinsi Papua ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur baru- baru ini menyoroti tata kelola perbatasan yang dinilai sudah terstruktur dengan baik.

Rombongan yang dipimpin Kepala BPPK sekaligus Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Suzana D. Wanggai, menilai sistem pelayanan perlintasan di Motaain dapat menjadi contoh pengembangan PLBN di Papua, yang aktivitas pasar perbatasannya mencapai rata-rata 2.000 pelintas per hari dari Papua Nugini.

Bacaan Lainnya

“Kondisi perbatasan di Motaain sangat tertata, mulai dari mekanisme pelayanan orang dan kendaraan, hingga pengaturan transportasi umum lintas negara. Hal ini bisa menjadi pembelajaran bagi Papua,” kata Suzana usai diskusi di Aula Gedung Utama PLBN Motaain, Rabu (27/8/2025).

Kepala PLBN Motaain, Maria Fatima Rika, menyatakan bahwa pengelolaan perbatasan menuntut sinergi antardaerah. “Kunjungan ini penting agar kita bisa berbagi pengalaman dan memperkuat pelayanan, tidak hanya di Motaain, tapi juga di seluruh wilayah perbatasan,” ujarnya.

Forum diskusi membahas isu strategis, mulai dari perlintasan langsung, pengelolaan kendaraan niaga lintas negara, hingga operasional transportasi umum. Kegiatan ditutup dengan foto bersama di Monumen Garuda PLBN Motaain sebagai simbol penguatan kerja sama kelembagaan di kawasan perbatasan.

Pos terkait