Motaain Border Expo 2025 Perkuat Ekonomi Perbatasan RI–RDTL

Pengembangan ekonomi perbatasan berbasis UMKM dan layanan keuangan tertib menjadi fokus utama Motaain Border Expo 2025 di PLBN Motaain.

NTT (Outsiders) – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain menggelar Motaain Border Expo 2025 dengan tema Transformasi Ekonomi Perbatasan, Tertib Layanan, Kuat Finansial, dan Maju Bersama. Kegiatan ini berlangsung di kawasan PLBN Motaain, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Selasa (16/12/2025).

Bacaan Lainnya

Expo yang berlangsung pada 16 hingga 17 Desember 2025 ini menjadi wadah strategis untuk menggerakkan perekonomian kawasan perbatasan, sekaligus memperkuat aktivitas perdagangan dan jasa lintas negara antara Indonesia dan Timor Leste.

Hari pertama pelaksanaan dihadiri Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama BNPP RI Dr. Gutmen Nainggolan mewakili Sekretaris BNPP RI, Asisten Deputi Pengelolaan Lintas Batas Negara BNPP RI Budi Setyono, para Kepala PLBN di wilayah perbatasan RI dan Timor Leste, serta Bupati Belu bersama unsur Forkopimda, pimpinan OPD, perwakilan perbankan, pelaku usaha, dan perwakilan Pemerintah Republik Demokratik Timor Leste dari Batugade dan Bobonaro.

Kepala PLBN Motaain Maria Fatima Rika mengatakan bahwa Motaain Border Expo 2025 dirancang untuk mempertemukan kepentingan pelayanan lintas batas dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat perbatasan.

“Border Expo ini memiliki tujuan ganda, yaitu meningkatkan kualitas pelayanan lintas batas yang tertib, aman, dan ramah, sekaligus mendorong pemberdayaan pelaku usaha jasa informal dan UMKM perbatasan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan ekonomi lokal menjadi salah satu fokus utama melalui keterlibatan aktif pelaku UMKM dalam pasar rakyat dan bazar yang digelar di kawasan PLBN. Produk-produk lokal perbatasan ditampilkan sebagai upaya membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk peluang perdagangan lintas negara.

Selain itu, Motaain Border Expo 2025 juga menghadirkan layanan keuangan lintas batas yang legal dan aman melalui peluncuran money changer resmi di kawasan PLBN. Maria Fatima Rika menilai kehadiran layanan keuangan yang tertib akan memberikan kepastian transaksi dan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat perbatasan.

Akses finansial yang aman dan teratur dinilai menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi kawasan, terutama bagi pelaku usaha kecil dan jasa informal yang selama ini bergantung pada transaksi tunai lintas negara.

Penataan dan penertiban pelaku usaha jasa informal seperti porter dan rental kendaraan turut menjadi bagian dari strategi penguatan ekonomi. Penataan dilakukan melalui skema kemitraan yang dikoordinasikan oleh Ormas Laskar Tulakadi 88, dengan tujuan menciptakan iklim usaha yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Langkah tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan ketertiban kawasan PLBN, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan pelaku usaha lokal.

Bupati Belu dalam sambutannya menekankan pentingnya Motaain Border Expo sebagai ruang temu ekonomi antara pelaku usaha Indonesia dan Timor Leste. Ia mendorong agar expo ini dimanfaatkan sebagai etalase produk unggulan Indonesia, khususnya hasil UMKM perbatasan yang berpotensi menembus pasar Timor Leste.

Mewakili Sekretaris BNPP RI, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama BNPP RI Dr. Gutmen Nainggolan menegaskan bahwa pembangunan ekonomi perbatasan merupakan bagian dari penguatan kehadiran negara.

Ia menyampaikan bahwa BNPP RI mendorong transformasi kawasan perbatasan melalui tiga pilar utama. “Tertib layanan sebagai wajah kehadiran negara, penguatan finansial melalui sistem keuangan yang inklusif dan aman, serta maju bersama dengan melibatkan masyarakat lokal dan UMKM sebagai aktor utama pembangunan perbatasan,” ujarnya.

Berbagai kegiatan ekonomi turut mewarnai pelaksanaan Motaain Border Expo 2025, mulai dari pasar rakyat dan bazar UMKM, peluncuran pengelolaan usaha informal strategis porter dan rental, hingga launching money changer di kawasan Pasar PLBN Motaain.

Selain mendorong transaksi ekonomi, rangkaian kegiatan ini juga dirancang untuk meningkatkan daya tarik kawasan PLBN sebagai pusat aktivitas perdagangan dan jasa lintas batas yang representatif.

Motaain Border Expo 2025 masih akan berlanjut dengan agenda lanjutan, termasuk kegiatan edukatif dan kompetisi yang melibatkan masyarakat. Ke depan, BNPP RI juga akan menggelar Sharing Session Peningkatan Ekonomi Kawasan Perbatasan RI dan RDTL guna memperkuat kolaborasi ekonomi lintas negara.

Melalui Motaain Border Expo 2025, BNPP RI menegaskan komitmennya untuk menjadikan kawasan perbatasan sebagai simpul pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif, tertib, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran PLBN sebagai penggerak ekonomi di beranda depan NKRI.

Pos terkait