Terdeteksi Dini TNI AL, Dugaan Jaringan Senjata Api Ilegal Denpasar diringkus

Sinergi antara TNI Angkatan Laut dan Kepolisian kembali ditunjukkan melalui pengungkapan dugaan peredaran senjata api ilegal di Bali, yang berujung pada penyerahan seorang terduga pelaku beserta barang bukti kepada Polsek Denpasar Selatan, Jumat (23/01/2026). Foto: Dispenal

Denpasar (Outsiders) –  TNI Angkatan Laut melalui Tim Gabungan Komando Daerah Angkatan Laut V dan Pangkalan TNI AL Bali mengungkap dugaan peredaran senjata api ilegal di wilayah Bali sebagai bagian dari upaya pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam pengungkapan tersebut, seorang terduga pelaku berinisial ASR 33 tahun diamankan bersama sejumlah barang bukti dan diserahkan kepada Kepolisian Sektor Denpasar Selatan di Markas Komando Lanal Bali, Jumat kemarin (23/01/2026)

Terduga pelaku diketahui bekerja sebagai karyawan perusahaan keamanan swasta dan tercatat sebagai anggota Komponen Cadangan. Penindakan dilakukan setelah aparat TNI AL memperoleh informasi intelijen terkait dugaan keterlibatan yang bersangkutan dalam jaringan peredaran senjata api ilegal di wilayah Bali.

Penangkapan dilakukan sehari sebelumnya, Kamis 22 Januari 2026, di sebuah warung makan di kawasan Padang Sambian, Denpasar Barat. Proses penangkapan berlangsung aman dan terkendali tanpa perlawanan.

Pada saat serah terima, Danlanal Bali Kolonel Laut P Cokorda G.P.P diwakili oleh Palaksa Lanal Bali Mayor Laut P I Nyoman Astawa Yasa menyerahkan terduga tersangka beserta barang bukti kepada Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga untuk diproses sesuai ketentuan hukum.

Barang bukti yang diamankan meliputi satu pucuk senjata api rakitan jenis Sig Sauer, empat butir amunisi tajam kaliber 9 milimeter, satu pucuk senjata jenis soft gun, serta sejumlah barang lain berupa atribut Komponen Cadangan, beberapa kartu ATM dari berbagai bank, dan satu unit telepon genggam.

Pihak TNI AL menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk sinergi dengan Polri dalam memberantas peredaran senjata api ilegal yang berpotensi mengganggu keamanan wilayah, khususnya di Bali sebagai daerah tujuan wisata.

Selain itu, Komando Daerah Angkatan Laut V mengimbau seluruh jajaran TNI AL dan masyarakat untuk tetap waspada serta berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat keamanan, sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali.

Pos terkait