Bermalam di Pulau Penyelundup, jejakkan kaki di Pulau Semakau

Teras belakang rumah Bang Macmod adalah hamparan air laut yang jernih.

Bang Machmod tampak menyiapkan perahunya, kulihat air yang begitu jernih. Ingin rasanya berenang dan menikmati dinginnya di Pulau Labun. Indonesia  begitu indah, takkan pernah mata ini berkedip untuk bersyukur.

Bacaan Lainnya

Sementara kulihat Aisyah dikelilingi  anak-anak Pulau Labun, ia sudah siap untuk berangkat. Begitu riang dan akrab bercengkrama, kemudian antusias melihat tayangan diponsel Aisyah, membuat mereka menahan Aisyah untuk segera pamit.

*

Pulau Semakau, sempat kuabadikan dari perahu sebelum berlabuh di pulau tersebut

“Paman saya dari Singapura kadang berkunjung ke sini,” sebut Ramli (37), imam mushalla, sesaat kaki kami menapak di Pulau Semakau.

Pulau yang memukau, seperti sebuah laman yang indah, tertata rapi dengan dominasi warna coklat tanah dan barisan kelapa yang melambai tertiup angin laut, di sekeliling pulau berukuran 30 X 50 meter tersebut.

Pos terkait