
Keinginan Jeny untuk mendalami ilmu bahasa beberapa tahun lalu, menjatuhkan pilihannya pada Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STIBA) Persada Bunda Pekanbaru, alasannya karena perguruan tinggi tersebut telah menelurkan banyak profesional muda pada berbagai level pekerjaan.
“Awalnya saya berfikir kuliah di Sastra Inggris itu hanya untuk sekedar memperlancar speaking dan writing saja, namun dalam perjalanannya, saya baru ngeh, ternyata seluruh ilmu humaniora diajarkan juga di sana. Ini yang membuat otak saya semakin encer.
Bicara soal ilmu humainiora, ujar Jeny melanjutkan, memang sangat luas karena erat hubungannya dengan aspek yang dibutuhkan dalam kehidupan. Mulai dari sosial, budaya, politik, ekonomi dan pemerintahan, semua disajikan dalam sejumlah mata kuliah.
“Karena jurusan saya adalah Sastra Inggris, yang menjadi acuan adalah kajian pemikiran masyarakat pengguna bahasa Inggris dunia, seperti British, Amerika, Kanada, Australia dan Selandia Baru. Ini yang saya sebut tadi membuat otak saya semakin encer. Tidak hanya kemampuan berbahasa yang saya peroleh, tapi kajian kontemporer dunia juga saya kuasai,” kata Jeny penuh semangat bercerita.





