Tiga Hari Pencarian, Korban Tenggelam di Muara Kaliratu Kebumen Ditemukan

Upaya pencarian terhadap seorang bocah yang dilaporkan tenggelam di Muara Kaliratu, Kabupaten Kebumen, akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan bersama prajurit Posal Logending menemukan korban sekitar tiga kilometer dari lokasi kejadian. (Foto: Dispenal)

Cilacap (Outsiders) – Prajurit TNI Angkatan Laut dari Pos TNI AL (Posal) Logending, jajaran Pangkalan TNI AL (Lanal) Cilacap, bersama tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi korban tenggelam di Muara Kaliratu, Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen.

Korban diketahui bernama Abdul Fatah (11), pelajar kelas 5 sekolah dasar asal Desa Munggu. Ia sebelumnya dilaporkan tenggelam saat berenang bersama sejumlah temannya di muara tersebut pada Jumat (6/3).

Bacaan Lainnya

Saat kejadian, kondisi air laut sedang pasang dan masuk ke aliran Sungai Kaliratu. Korban diduga berenang terlalu ke tengah sehingga terbawa arus.

Menerima laporan kejadian itu, personel Posal Logending bersama tim SAR gabungan segera menuju lokasi untuk melakukan pencarian. Tim gabungan terdiri dari Koramil Petanahan, Polsek Petanahan, Basarnas Cilacap, SAR Lawet Perkasa Kebumen, relawan SAR, nelayan setempat, serta keluarga korban.

Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai menggunakan sekoci karet dan berbagai peralatan SAR lainnya.

Setelah tiga hari operasi pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar tiga kilometer dari titik awal kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Komandan Lanal Cilacap Kolonel Laut (PM) Damianus Denny Nixon Ogi mengatakan keterlibatan Posal Logending dalam operasi tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan TNI AL dalam membantu masyarakat, terutama dalam penanganan situasi darurat dan misi kemanusiaan di wilayah pesisir.

Menurutnya, hal tersebut juga sejalan dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali agar prajurit TNI AL selalu hadir di tengah masyarakat dan bersinergi dengan berbagai instansi dalam penanganan bencana serta operasi kemanusiaan sebagai bagian dari pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang.

Pos terkait