Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia mencatat peningkatan signifikan aktivitas lintas batas negara melalui 15 Pos Lintas Batas Negara selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Berdasarkan data operasional per 27 Desember 2025, total pelintas orang mencapai 12.567 orang, terdiri dari 5.077 Warga Negara Indonesia dan 7.490 Warga Negara Asing.
Dari jumlah tersebut, perlintasan jalur keberangkatan tercatat sebanyak 6.011 orang, dengan rincian 2.434 WNI dan 3.577 WNA, sedangkan jalur kedatangan mencapai 6.556 orang yang terdiri dari 2.643 WNI dan 3.913 WNA. Angka ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat lintas negara selama periode libur akhir tahun.
Dibandingkan 26 Desember 2025, jumlah pelintas meningkat 56 persen atau bertambah 4.487 orang dari total 8.080 pelintas. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni 27 Desember 2024, jumlah pelintas juga mengalami kenaikan sekitar 69 persen atau bertambah sekitar 5.152 orang.
Sekretaris BNPP RI Komjen Pol. Makhruzi Rahman mengatakan lonjakan perlintasan tersebut telah diantisipasi melalui penguatan koordinasi lintas sektor di seluruh PLBN. Ia menegaskan BNPP RI bersama instansi terkait memastikan pelayanan lintas batas tetap optimal, aman, dan lancar selama periode Natal dan Tahun Baru.
Dari 15 PLBN yang beroperasi, PLBN Skouw tercatat sebagai yang terpadat dengan total 3.454 pelintas, disusul PLBN Motaain dengan 2.688 pelintas dan PLBN Entikong dengan 2.682 pelintas. BNPP RI menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan kawasan perbatasan sekaligus mendukung kelancaran arus orang dan barang serta aktivitas ekonomi lintas negara.





